Negara Bisnis Terbesar Dan Terbaik

Negara Bisnis Terbesar Dan Terbaik

daftarnegaraterkuat.web.id Salah satu yang menjadi faktor sbuah negara agar bisa disebut sebagai negara yang kuat adalah dilihat dari segi materi,Beberapa artikel yang akan kami sajikan untuk anda kali ini ,bisa sangat membantu apabila anda ingin mencari informasi yang berikaitan mengenai Negara Bisnis Terbesar Dan Terbaik.Dan dalam kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang membahas dan mengulas mengenai Negara Bisnis Terbesar Dan Terbaik

Inggris adalah satu-satunya negara yang berada dalam peringkat 30 besar untuk 15 kategori tersebut. Forbes juga menyoroti kekuatan tenaga kerja, inovasi, dan sederhananya birokrasi di Inggris. Dalam peringkat 10 besar tersebut, hanya ada dua negara dari Asia yang masuk ke dalam pemeringkatan, yakni Hong Kong dan Singapura. Hong Kong berada pada peringkat ketiga, sementara Singapura peringkat delapan.

Dikutip dari Fox Business,, Forbes merilis daftar 10 negara terbaik untuk berbisnis pada tahun 2019. Forbes menyusun pemeringkatan terhadap 161 negara dan mengevaluasi 15 faktor, antara lain hak milik, inovasi, perpajakan, teknologi, korupsi, dan infrastruktur. Selain itu, faktor lainnya adalah pangsa pasar, risiko politik, tenaga kerja, kebebasan, birokrasi, dan perlindungan terhadap investor.

Data didasarkan pada laporan yang diterbitkan dari Freedom House, Heritage Foundation, Aliansi Hak Properti, PBB, Transparansi Internasional, Kelompok Bank Dunia, Marsh & McLennan dan Forum Ekonomi.Berikut ini 10 negara-negara terbaik untuk melakukan bisnis pada 2019 yang dilansir Forbes:

1. Inggris
Memiliki Gross Domestic Product (GDP) sebesar USD2,6 triliun. Dengan peringkat beban pajak di urutan 23, peringkat inovasi di urutan 17, dan sedangkan peringkat tenaga kerja di urutan 3.Namun dari dasar iklim bisnisnya tetap menarik, memimpin Inggris ke posisi teratas, yang mengukur negara-negara yang paling ramah terhadap investasi modal. Ini merupakan tahun kedua bagi Inggris berturut-turut memimpin.

2. Swedia
Memiliki Gross Domestic Product (GDP) sebesar USD536 miliar. Dengan peringkat Beban Pajak di urutan 27, Peringkat inovasi di urutan 5, dan sedangkan peringkat tenaga kerja di urutan 22.Swedia naik dua peringkat dan berhasil menduduki peringkat kedua tahun ini. Iklim bisnis dari ekonomi yang berorientasi ekspor menerima nilai tinggi untuk inovasi, hak properti, risiko dan korupsi yang rendah. Stockholm merupakan salah satu pusat startup teknologi terkemuka di Eropa. Rasio utang nasional terhadap PDB di negara Skandinavia telah menurun dari 80% pada 1995 menjadi 41% tahun lalu.

3. Hong Kong
Memiliki Gross Domestic Product (GDP) sebesar USD341 Miliar. Disusul dengan peringkat beban pajak di urutan ke 1, peringkat inovasi di urutan 26, dan sedangkan peringkat tenaga kerja di urutan ke 53.

4. Belanda
Negara Belanda sendiri memiliki Gross Domestic Product (GDP) sebesar USD832 Miliar. Disusul dengan peringkat Beban pajak di urutan ke 21, peringkat inovasi di urutan 9, dan sedangkan peringkat tenaga kerja di urutan ke 14.

5. Selandia Baru
Sementara menurut data Forbes, Selandia Baru memiliki Gross Domestic Product (GDP) sebesar USD201 Miliar. Disusul dengan peringkat Beban pajak di urutan ke 10, peringkat inovasi di urutan 27, dan sedangkan peringkat tenaga kerja di urutan ke 40.

6. Kanada
Untuk negara Kanada sendiri memiliki Gross Domestic Product (GDP) sebesar USD1,7 triliun. Disusul dengan peringkat Beban pajak di urutan ke 19, peringkat inovasi di urutan 13, dan sedangkan peringkat tenaga kerja di urutan ke 8.

7. Denmark
Denmark sendiri memiliki Gross Domestic Product (GDP) sebesar USD326 Miliar. Disusul dengan peringkat Beban pajak di urutan ke 9, peringkat inovasi di urutan 12, dan sedangkan peringkat tenaga kerja di urutan ke 22.

8. Singapura
Negara Singapura, memiliki Gross Domestic Product (GDP) sebesar USD324 Miliar. Disusul dengan peringkat Beban pajak di urutan ke 8, peringkat inovasi di urutan 13, dan sedangkan peringkat tenaga kerja di urutan ke 42.

9. Australia
Sedangkan negara Australia memiliki Gross Domestic Product (GDP) sebesar USD1,4 Triliun. Disusul dengan peringkat Beban pajak di urutan ke 26, peringkat inovasi di urutan 18, dan sedangkan peringkat tenaga kerja di urutan ke 9.

10. Swiss
Untuk urutan yang terakhir yaitu negara Swiss memiliki Gross Domestic Product (GDP) sebesar USD679 Miliar. Disusul dengan peringkat Beban pajak di urutan ke 20, peringkat inovasi di urutan 3, dan sedangkan peringkat tenaga kerja di urutan ke 23.

Related posts