Negara Dengan Biaya Hidup Tertinggi

Negara Dengan Biaya Hidup Tertinggi

daftarnegaraterkuat.web.id Biaya hidup yang tinggi bisa menjadi suatu kemakmuran suatu negara,dengan tingkat biaaya hidup yang tinggi otomatis mereka juga punya penghasilan yang tinggi.Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai Negara Dengan Biaya Hidup Tertinggi. Berikut ini akan kami berikan beberapa ulasan dan pembahasan yang berkaitan mengenai Negara Dengan Biaya Hidup Tertinggi

Kenapa biaya hidup di Kepulauan Cayman sangat tinggi?
Dari daftar di atas, Kepulauan Cayman tercatat sebagai negara dengan biaya hidup tertinggi nomor satu di dunia. Meski begitu, rata-rata penghasilan di sana per bulannya mencapai Rp 90 jutaan.Kepulauan Cayman merupakan negara kepulauan di Laut Karibia yang berada di bawah naungan Inggris. Negara ini menawarkan keindahan bagi mereka yang pengin menikmati cantiknya pantai berpasir putih dan berair biru yang jernih.

Kenapa biaya hidup di Kepulauan Cayman bisa mahal? Sebab barang-barang yang tersedia di sana rata-rata barang impor. Negara kepulauan ini memberlakukan pajak impor sekitar 20 persen yang menjadi tanggungan pembeli.Meski begitu, Pemerintah Kepulauan Cayman sama sekali gak memberlakukan pajak penghasilan. Gara-gara pajak kecil hingga gak ada, negara ini disebut-sebut sebagai negara “bebas pajak” atau tax haven.Gak heran banyak korporasi hingga orang-orang kaya senang tinggal dan menyimpan hartanya di sana. Kalau kamu gimana? Tertarik gak tinggal di negara-negara yang ada pada daftar di atas.Banyak orang mengira Singapura adalah negara dengan biaya hidup tertinggi di dunia. Perkiraan itu benar, tapi Singapura bukanlah yang paling tinggi di antara negara-negara yang lain.

Gimana dengan Swiss? Bukankah penghasilan negara di benua Eropa tersebut sangat besar yang diikuti dengan pajak yang besar? Ini juga benar. Swiss menjadi negara dengan biaya hidup paling mahal di dunia.Namun, baru-baru ini posisi Swiss telah bergeser. Dalam data yang diungkap Numbeo, dua negara telah menyalip posisi Swiss sebagai negara dengan biaya hidup tertinggi.Biaya hidup di Beijing dibandingkan dengan Jakarta lebih mahal atau lebih murah? Buat kamu yang pengin ke Beijing atau sekadar mau tahu aja, informasi ini pastinya bikin penasaran. Apalagi belum lama ini sempat ada perbandingan biaya hidup antara Jakarta dan Beijing.

Seperti yang diberitakan Suara pada Selasa (26/11), Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyebut ibu kota Indonesia, Jakarta, mirip kampung kalau dibandingkan dengan ibu kota China, Beijing. Mantan Kapolri ini mengungkapkan pendapatnya tersebut di hadapan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam acara di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat.Mendagri Tito bercerita kalau ia sering berkunjung ke China sejak tahun 1998. Saat kunjungannya dulu, kondisi Beijing masih terbelakang dibandingkan Jakarta. Namun, dalam kunjungan terakhirnya, Mendagri Tito mengaku Beijing telah mengalami perubahan. Malahan Jakarta terlihat kayak kampung dibandingkan dengan Beijing.Nah, kalau Jakarta gak ubahnya kampung di hadapan Beijing, kira-kira seberapa besar biaya hidup di ibu kota China tersebut dibandingkan dengan ibu kota Indonesia? Berikut ini ulasan biaya hidup di sana.

Gaji rata-rata di Beijing vs Jakarta, lebih besar mana?
Belum lama ini gaji UMP Jakarta telah diumumkan. Besaran UMP Jakarta pada 2020 berada di angka Rp 4.267.349. Dengan angka segitu besarnya, ada kenaikan dibandingkan tahun 2019 yang besarannya mencapai Rp 3.940.973.

Kalau menggunakan data dari Numbeo, gaji rata-rata di Jakarta berada di kisaran Rp 6 jutaan. Numbeo sendiri adalah database terbesar di dunia di mana pengguna dapat berkontribusi mengenai kota dan negara di dunia.Dibandingkan dengan Jakarta, gaji di Beijing ternyata lebih besar. Besaran gaji di ibu kota dari negara dengan pertumbuhan ekonomi fantastis ini dilaporkan sekitar 8.542,61 yuan atau sekitar Rp 17 jutaan.Dengan gaji sebesar itu, kira-kira seberapa besar ya biaya hidup di Beijing? Ada kemungkinan sih lebih besar ketimbang di Jakarta. Buat lebih jelasnya, temukan yuk informasinya berikut ini.

Perbandingan biaya hidup antara Beijing dan Jakarta
Dari data Numbeo, kita bisa mengetahui besaran biaya hidup di Beijing dan perbandingannya dengan biaya hidup di Jakarta. Berikut ini perbandingannya.

Baca juga : Negara Paling Korupsi Paling Tinggi Di Dunia

1. Belanja bulanan
Gaji yang tinggi diikuti biaya hidup yang tinggi. Hal ini ada benarnya. Sebab belanja kebutuhan pokok sehari-hari di China rata-rata lebih mahal ketimbang di Jakarta.Harga beras di Beijing dijual di kisaran 8,47 yuan atau Rp 16 ribuan per kilogram. Sementara di Jakarta harga per kilogram sekitar Rp 13 ribuan.Walaupun begitu, ada juga bahan-bahan pokok yang harganya beda-beda tipis. Contohnya aja harga telur di Beijing dijual di kisaran 12,74 yuan atau sekitar Rp 25 ribuan. Begitu juga dengan harga daging sapi di sana, yaitu sekitar 59,18 yuan atau Rp 118 ribuan.

2. Tarif sewa hunian
Sewa hunian di Beijing ternyata lebih mahal ketimbang Jakarta lho. Sewa apartemen satu kamar di pusat kota dikenakan tarif 7.279,28 yuan atau sekitar Rp 14.596.879,59. Sementara tarif apartemen tiga kamar berada di angka 15.410,34 yuan atau Rp 30 jutaan.Lain lagi dengan tarif apartemen di pinggiran kota. Tarif apartemen satu kamar di pinggiran kota berada di angka 4.392,10 yuan atau Rp 8,8 jutaan. Sementara tarif apartemen tiga kamar di pinggiran kota sekitar 9.360,01 yuan atau sekitar Rp 18 jutaan.

3. Ongkos transportasi
Jakarta masih lebih murah buat ongkos transportasi. Lain dengan di Beijing yang ongkos transportasinya cenderung lebih mahal.Di Beijing ongkos sekali jalan buat transportasi lokal dikenakan tarif 4 yuan atau sekitar Rp 8.021. Berbeda dengan di Jakarta, ongkos sekali jalannya rata-rata Rp 3.500.Asal tahu aja nih, harga bensin di Beijing per liternya sekitar 7,13 yuan atau Rp 14 ribuan. Sementara di Jakarta harga bensin per liter sekitar Rp 9.000-an, bahkan bisa lebih murah.

4. Biaya makan
Bahan makanannya aja rata-rata mahal, apalagi biaya makan di sana. Ada benarnya sebab biaya makan di Beijing itu murahnya rata-rata 30 yuan atau sekitar Rp 60 ribuan. Di Jakarta belasan ribuan rupiah masih bisa buat makan siang.Kalau air mineral dalam kemasan botol 330 mililiter di Beijing dijual dengan harga 2,34 yuan atau sekitar Rp 4.600-an. Sementara di Jakarta harga segitu bisa dapat yang 660 mililiter.Itu tadi perbandingan biaya hidup di Beijing dengan Jakarta. Gimana, tertarik gak buat tinggal di Beijing? Semoga informasi di atas bermanfaat ya!

Related posts