Singapura Ekonomi yang Stabil

Singapura Ekonomi yang Stabil

daftarnegaraterkuat.web.id – Singapura merupakan salah satu negara paling kecil yang dekat dengan Indonesia. Meski termasuk negara dengan wilayah yang kecil, namum singapura memiliki catatan pertumbuhan ekomi yang baik dan stabil.

Baca juga : Kekuatan Ekonomi Jerman

Perekonomian Singapura bertumbuh dengan laju yang stabil pada kuartal pertama tahun 2015, terbantu oleh ekspansi pada industri konstruksi dan sektor jasa, yang menutupi penurunan pada sektor manufaktur. Perekonomian bertumbuh dengan laju tahunan sebesar 2.1% pada kuartal pertama, tidak berubah dari kuartal sebelumnya, menurut estimasi dari Ministry of Trade and Industry di Singapura. Laju pertumbuhan berada di atas estimasi ekonom yang memperkirakan pertumbuhan sebesar 1.7%, namun sedikit lebih lambat dari laju pertumbuhan 2.9% di tahun 2014 secara keseluruhan.

Sektor jasa bertumbuh dengan laju tahunan 3.1% pada kuartal pertama, tidak berubah dari kuartal keempat tahun lalu, sementara sektor konstruksi berekspansi sebeasr 3.3%, menurut MTI. Bagaimanapun juga, sektor manufaktur anjlok sebeasr 3.4%, memperpanjang penurunan setelah anjlok sebesar 1.3% pada kuartal sebelumnya. Menurut MTI, kontraksi disebabkan oleh turunnya output alat transportasi, elektronik, dan teknik presisi. Dalam kuartalan, perekonomian Singapura bertumbuh sebesar 1.1% di kuartal pertama, dibandingkan dengan pertumbuhan sebeasr 4.9% di kuartal terakhir tahun lalu. Sektor manufaktur berkontraksi sebesar 2.3% pada tingkat kuartalan, sementara sektor konstruksi bertumbuh sebesar 13.8% dan sektor jasa berkontraksi sebesar 0.4%

Baca juga : Wajib Militer Korea Utara

Singapura (the Republic of Singapore) merupakan salah satu simbol
keberhasilan pembangunan negara multi-kultural, yang mendasarkan
diri pada kebanggaan pada identitas nasional, kemampuan berpikir
logis dan rasional, serta penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Tulisan ini akan membahas perkembangan pembangunan dan
perekonomian Singapura.

Kemajuan perekonomian Singapura membawa dampak pada
rendahnya tingkat pengangguran. Selama dua tahun berturut-turut
(2014-2015), angka pengangguran total di Singapura berada di kisaran
2%.

Yang tak kalah mentereng adalah laporan Transparency International,
dalam indeks persepsi korupsi 2015, menempatkan Singapura pada
peringkat ke-8 dari 168 negara yang menjadi objek penelitian,
sekaligus yang terbaik se-Asia. Ini membuktikan rendahnya tindak
kejahatan korupsi di negara tersebut (Transparency International.
Corruption Perceptions Index 2015)

Adapun anggaran pendidikan negara tersebut mengalami
peningkatan dari tahun ke tahun. Pada 2016 misalnya, anggaran
pendidikan mencapai Sing$ 12.46 miliar. Kemudian pada 2017,
anggaran pendidikan naik menjadi sekitar Sing$ 12.68 miliar, dan
tahun ini anggaran tersebut diprediksikan meningkat menjadi SGD$
12.84 miliar.

Related posts